perilaku pasar pada konsumen meliputi :
1. informasi statistik
informasi ini dapat menjawab masalah siapa, apa, berapa, kapan, dan dimana pembelian itu dilakukan. salah satu contohnya : biasanya para remaja sangat suka sekali membeli parfum untuk menambah rasa percaya diri seseorang. biasanya mereka membeli sebulan sekali atau bahkan seminggu sekali tergantung pemakaian orang tsb. parfum memang salah satu pelengkap penampilan seseorang biasanya digunakan sebelum bepergian dan dibeli ketika membuthkannya atau sudah habis. parfum dapat di beli disupermarket atau di toko parfum harganya pun bervariasi berkisar antara 20000-50000 bahkan ada jenis parfum yang aromanya sangat tahan lama dan bahkan di jual dengan harga seratus ribu lebih bahkan bisa mencapai jutaan.
2. informasi psikolojik
informasi ini mampu menjelaskan mengapa seseorang membeli atau menolak suatu produk. meliputi peranan motivasi, persepsi, pemahaman, sikap, kepercayaan, dan kepribadian seseorang yang mendasari tindakan pengambilan keputusan. contoh : banyak orang yang membeli parfum karena menurut sebagian orang sangat penting karena dapat menunjang penampilan mereka khususnya kaum perempuan tetapi ada juga sebagian yang tidah begitu suka dengan parfum mungkin menurut mereka parfum itu hanya untuk memikat seseorang atau karena tidak suka dengan wanginya yang
mencolok atau tajam.
3. informasi dinamik
informasi ini menjelaskan tentang bagaimana proses pembelian itu terjadi. contoh : seseorang yang ingin membeli parfum apabila parfum mereka sudah habis atau pemula yang ingin mencoba memakainya apalagi dari sebagian kaum perempuan ada yang menyukai hobi kolektor parfum karena memang parfum itu mempunyai berbagai aroma yang khas dan unik. jika parfum seseorang habis pasti mereka akan langsung membelinya ke supermarket terdekat atau di toko parfum. setelah mereka mencari dan menemukan aroma parfum yang sesuai dengan kepribadian mereka pasti mereka akan langsung membeli nya.
Tampilkan postingan dengan label dasar pemasaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dasar pemasaran. Tampilkan semua postingan
Kamis, 25 November 2010
Selasa, 23 November 2010
marketing : frame work
I. STRATEGY
SEGMENTASI PASAR KONSUMEN :
Geografis : susu dancow 3+ ini biasa dipasarkan didaerah perkotaan maupun dipedesaan namun cenderung lebih banyak didaerah perkotaan.
Demografis : susu dancow 3+ adalah susu pertumbuhan atau sebagai asupan tambahan selain makanan untuk anak-anak yang berumur 3-5 tahun, biasanya susu ini dijual dengan harga Rp. 58.000 untuk yang ukuran 800gr.
Psikografis : sikap konsumen terhadap produk ini sangat bagus terbukti dari penjualannya yang meningkat dan banyak anak didaerah perkotaan maupun dipedesaan yang mengkonsumsi susu tersebut. Susu dancow 3+ ini ditawarkan juga dengan varian rasa yang berbeda seperti coklat dan vanilla yang sangat disukai oleh anak-anak.
TARGETING :
Diproduksi untuk memenuhi kebutuhan sebagai pendamping makanan yang mengandung banyak vitamin yang sangat dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan diusia 3-5 tahun.
II. TACTIC
SELLING :
Penjualan produk ini dengan cara melewati distributor atau agen agar bisa sampai pada konsumen.
DIFERENSIASI :
Produk ini berbeda dengan produk susu pertumbuhan lainnya karena mengandung Lactobacillus Protectus,DHA,Prebio,LA,ALA dan kalsium untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak pada umur 3-5 tahun.
Selasa, 02 November 2010
lingkungan pemasaran
ANALISIS
menurut saya lingkungan eksternal yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan saat ini adalah TEKNOLOGI karena semakin hari perkembangan teknologi semakin pesat dan perkembangannya selalu mengarah positif walaupun tidak menutup kemungkinan ada dampak negatif. kondisi lingkungan teknologi di masa yang akan datang akan berdampak sangat besar bagi kelangsungan suatu perusahaan, sekarang ini banyak perusahaan yang membuat suatu produk dengan menggunakan mesin-mesin canggih dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja, memang menggunakan mesin dapat meminimalkan biaya. sedangkan pada konsumennya atau masyarakat luas selalu ingin membuat pekerjaan mereka lebih cepat selesai sperti contohnya dalam mengerjakan tugas kantor seseorang tidak perlu lagi bersusah payah menulis atau mencatatnya sekarang pekerjaan itu alakn lebih cepat dikerjakan dengan menggunakan komputer dan dengan menggunakan komputer dapat meminimalkan biaya dan waktu.
DIAGNOSIS
kesenjangan atau disparatis antara lingkungan saat ini dengan masa yang akan datang misalnya dahulu banyak perusahaan yang menggunakan tenaga kerja manusia dan seiring berkembangnya teknologi sekarang perusahaan lebih cenderung menggunakan mesin-mesin atau komputer dan akhirnya tenaga kerja manusia di PHK.sebaiknya untuk mencegah agar tenaga kerja tidak diberhentikan yaitu dengan cara menyeimbangkan antara penggunaan mesin dan tenaga kerjanya. mesin itu juga membutuhkan orang untuk mengoperasikannya sedangkan tenaga kerjanya diberikan pelatihan khusus agar bisa menggunakan mesin-mesin tersebut maka dari itu pengangguran dapat dikurangi.
menurut saya lingkungan eksternal yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan saat ini adalah TEKNOLOGI karena semakin hari perkembangan teknologi semakin pesat dan perkembangannya selalu mengarah positif walaupun tidak menutup kemungkinan ada dampak negatif. kondisi lingkungan teknologi di masa yang akan datang akan berdampak sangat besar bagi kelangsungan suatu perusahaan, sekarang ini banyak perusahaan yang membuat suatu produk dengan menggunakan mesin-mesin canggih dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja, memang menggunakan mesin dapat meminimalkan biaya. sedangkan pada konsumennya atau masyarakat luas selalu ingin membuat pekerjaan mereka lebih cepat selesai sperti contohnya dalam mengerjakan tugas kantor seseorang tidak perlu lagi bersusah payah menulis atau mencatatnya sekarang pekerjaan itu alakn lebih cepat dikerjakan dengan menggunakan komputer dan dengan menggunakan komputer dapat meminimalkan biaya dan waktu.
DIAGNOSIS
kesenjangan atau disparatis antara lingkungan saat ini dengan masa yang akan datang misalnya dahulu banyak perusahaan yang menggunakan tenaga kerja manusia dan seiring berkembangnya teknologi sekarang perusahaan lebih cenderung menggunakan mesin-mesin atau komputer dan akhirnya tenaga kerja manusia di PHK.sebaiknya untuk mencegah agar tenaga kerja tidak diberhentikan yaitu dengan cara menyeimbangkan antara penggunaan mesin dan tenaga kerjanya. mesin itu juga membutuhkan orang untuk mengoperasikannya sedangkan tenaga kerjanya diberikan pelatihan khusus agar bisa menggunakan mesin-mesin tersebut maka dari itu pengangguran dapat dikurangi.
lingkungan pemasaran - eksternal makro
LINGKUNGAN PEMASARAN – EKSTERNAL MAKRO
Lingkungan eksternal dalam kegiatan pemasaran adalah pengaruh-pengaruh secara tidak langsung yang berada di luar kendali pasar. Lingkungan eksternal makro meliputi aspek :
1. Kondisi perekonomian
Perekonomian adalah kondisi lingkungan luar yang berkaitan dengan persoalan keseimbangan penggunaan sumber daya yang terbatas oleh berbagai pihak untuk menjalankan kegiatan produksi. Pola atau struktur perekonomian dikendalikan oleh pemerintah dengan tujuan agar distribusi sumberdaya benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh warganegaranya. Pengendalian struktur ekonomi disetiap Negara tidaklah sama, system ekonomi pada Negara kapitalis biasanya lebih banyak dikendalikan oleh mekanisme pasar sedangkan pada Negara sosialis pemerintah turut ikut campur dalam pengendalian system ekonomi. Konsekuensi dari masing-masing system ekonomi di suatu Negara mempengaruhi kegiatan suatu perusahaan. Terdapat berbagai indicator yang dapat menjelaskan kegiatan ekonomi di suatu Negara adalah :
· Pendapatan dan produk nasional (GNP, GDP, tingkat konsumsi)
· Harga, upah, produktivitas (tingkat inflasi, index harga)
· Investasi (industry, peralatan)
· Tabungan (personal, bisnis)
· Tenaga dan kesempatan kerja (jumlah TK, unemployment)
· Kegiatan pemerintah (PJP, Pelita, APBN)
· Transaksi internasional (neraca perdagangan, ekspor, impor)
2. Hukum, Politik, dan Peraturan Pemerintah
Pemerintah mengendalikan semua kegiatan dan warganegaranya dengan berbagai hokum politik dan peraturan yang dapat memberikan peluang bagi pemasaran perusahaan tetapi juga merupakan pembatasan-pembatasan. Oleh karena itu perusahaan perlu mengamati dan memahami dengan baik, hal yang harus diperhatikan adalah :
· Hokum local, dagang, internasional
· Badan abitrasi, hak cipta
· Kestabilan dan resiko politik
· Kebijakan moneter dan fiscal
· Investasi dan industry
· Perbankan dan perdagangan DN dan LN
· Subsidi, proteksi dan pembatasan
3. Kependudukan dan Keseimbangan Lingkungan
Kegiatan penduduk maupun perusahaan dalam usaha memenuhi kebutuhan tidaklah bebas menggunakan sumberdaya yang terbatas. Salah satu pengendali selain pemerintah adalah keseimbangan lingkungan. System lingkungan yang baik akan memberikan pula tempat kegiatan bagi warganya yang baik pula. Oleh karena itu, perlu dijaga keseimbangannya dengan baik.
· Perubahaan jumlah dan komposisi penduduk
· Distribusi pendapatan penduduk
· Penyebaran dan kepadatan penduduk
· Besar anggota dan siklus kehidupan keluarga
· Persediaan SDA
· Pencemaran dan ekosistem
4. Teknologi
Kemajuan teknologi mempengaruhi besar perkembangan kegiatan proses produksi terhadap perusahaan. Untuk mengendalikannya, perusahaan perlu mengembangkannya sendiri yaitu semakin banyak pusat riset dan pengembangan teknologi dibangun oleh perusahaan. Perkembangan teknologi meliputi beberapa tahap :
· Tahap teknologi baru atau inovasi
· Tahap pengembangan teknologi
· Tahap penggunaan teknologi
5. Social dan kebudayaan
Kehidupan bermasyarakat yang mengendalikan hubungan anatr individu atau kelompok tidaklah tetap melainkan selalu berubah. Kemajuan kreativitas masyarakat yang semakin meningkat nilai-nilai manusia merupakan perkembangan budaya. Perkembangan social dan budaya memberikan pengaruh peluang sekaligus hambatan bagi perusahaan. Perkembangannya meliputi :
· Kultur dan etos kerja
· Konsep keluarga dan masyarakat
· Perubahaan gaya hidup
· Pendidikan dan kualitas kehidupan
· Kehidupan religious
· Globalisasi
· Transportasi dan komunikasi
Selasa, 05 Oktober 2010
data penjualan produk handphone
VIVAnews - Menurut riset terbaru Gartner, ponsel yang terjual di seluruh dunia telah mencapai 325,6 juta unit per semester I tahun 2010. Angka ini meningkat 13,8 persen dibandingkan semester I tahun 2009.
Dari total tersebut, smartphone (ponsel pintar) diestimasi terjual sekitar 19 persen, yakni sekitar 61,8 juta unit secara global, meroket sampai 50,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Meski perangkat komunikasi mobile menunjukkan pertumbuhan double-digit pada semester ini, hargra jual rata-rata (average selling price-ASP) lebih rendah dari yang diharapkan, margin laba juga turun," kata Carolina Milanesi, research vice president Gartner, yang dikutip VIVAnews dari website resminya, Rabu 18 Agustus 2010.
"Margin turun disebabkan penyesuaian harga pasar yang semakin kompetitif. Munculnya produk-produk baru secara cepat menyebabkan perubahan cepat pada harga produk-produk sebelumnya," jelas Milanesi.
Dijelaskannya, duo raksasa produsen LG dan Samsung berlomba-lomba untuk mengakuisisi pangsa pasar di pasar margin rendah. Pendekatan ini, kata Milanesi, terlalu berisiko. "Terbukti, pada semester ini, harga jual rata-rata produk LG turun hingga 27,8 persen," ucapnya.
Sementara itu, produk-produk baru dari Apple, HTC, Motorola berpengaruh sangat kuat pada penjualan smartphone. Kekurangan komponen, seperti layar AMOLED (active matrix organic LED) mengindikasikan bahwa popularitas smartphone mulai menjamur.
sumber : VIVAnews
Dari total tersebut, smartphone (ponsel pintar) diestimasi terjual sekitar 19 persen, yakni sekitar 61,8 juta unit secara global, meroket sampai 50,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Meski perangkat komunikasi mobile menunjukkan pertumbuhan double-digit pada semester ini, hargra jual rata-rata (average selling price-ASP) lebih rendah dari yang diharapkan, margin laba juga turun," kata Carolina Milanesi, research vice president Gartner, yang dikutip VIVAnews dari website resminya, Rabu 18 Agustus 2010.
"Margin turun disebabkan penyesuaian harga pasar yang semakin kompetitif. Munculnya produk-produk baru secara cepat menyebabkan perubahan cepat pada harga produk-produk sebelumnya," jelas Milanesi.
Dijelaskannya, duo raksasa produsen LG dan Samsung berlomba-lomba untuk mengakuisisi pangsa pasar di pasar margin rendah. Pendekatan ini, kata Milanesi, terlalu berisiko. "Terbukti, pada semester ini, harga jual rata-rata produk LG turun hingga 27,8 persen," ucapnya.
Sementara itu, produk-produk baru dari Apple, HTC, Motorola berpengaruh sangat kuat pada penjualan smartphone. Kekurangan komponen, seperti layar AMOLED (active matrix organic LED) mengindikasikan bahwa popularitas smartphone mulai menjamur.
sumber : VIVAnews
perbedaan antara pemasaran dengan penjualan
Levitt, Theodore, 1980. The Marketing Mode, York : Mc Graw-Hill, menarik suatu kontras perspektif :
Konsep Penjualan menfokuskan pada kebutuhan penjual. Karena itu penjualan sibuk dengan kebutuhan penjual untuk mengubah produk/jasanya menjadi cash atau uang kontan.
Konsep Pemasaran memfokuskan pada kebutuhan pembeli. Karena itu pemasaran sibuk dengan pemikiran memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang yang berhubungan dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya
Pemasaran adalah fungsi bisnis yang mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi, mendefinisikan dan mengukur besarnya, menentukan pasar sasaran mana yang paling baik yang dapat dilayani, menentukan produk/jasa dan program – program yang sesuai untuk melayani pasar (Kotler, 2003).
Perubahan pemasaran dari orientasi produk ke pola pemasaran yang berorientasi pasar dewasa ini menjadikan persaingan semakin kompetitif. Oleh karenanya untuk berhasil sesuatu perusahaan didalam persaingan disyarakatkan harus menciptakan nilai tambah bagi para konsumen serta memperhatikan kebutuhan dan ekspektasi mereka (Band, 1991).
Di bawah konsep penjualan, sebuah perusahaan membuat produk dan kemudian mendayagunakan aneka metode penjualan untuk membujuk konsumen membeli produknya. Ini berarti bahwa perusahaan mengarahkan permintaan konsumen agar sesuai denngan supply yang diajukan. Sebaliknya dibawah konsep pemasaran perusahaan menjajaki apa yang diinginkan oleh konsumen dan kemudian berusaha mengembangkan produk yang akan memuaskan keinginan konsumen dan sekaligus memperoleh laba. Disini perusahaan menyesuaikan supply mereka untuk memenuhi permintaan konsumen.
Mengelola Sistem Pemasaran
Sebuah perusahaan harus merencanakan, melaksankan dan menilai system pemasarannya. Artinya, orgnisasi harus mengelola
(me-manage) upaya pemasarannya dengan efektif. Sebuah program pemasaran yang efektif penting bagi kesejahteraan sebuah perusahaan, siapa yang bertanggung jawab? Tidak lain adalah ppihak manajemen perusahaan. Keberhasilan sebuah perusahaan tergantung sepenuhnya pada mutu manajemennya.
Proses Manajemen
Proses manajemen yang diterapkan di pemasaran pada dasarnya terdiri dari :
1. perencanaan sebuah program perencanaan
2. pelaksanaannya
3. penilaian serta evaluasi atas prestasinya.
Tahap perencanaan menetapkan tujuan dan memilih strategi serta taktik untuk mencapinya. Tahap pelaksanaan mencakup pembentukan organisasi pemasaran dan pengisian stafnya serta pengarahan jalannya operasi agar sesuai dengan rencana. Tahap penilaian prestasi adalah contooh yang bagus dari proses manajemen yang saling berkaitan dan memiliki sifat dasar bersinambung. Artinya, penilaian adalah peninjauan ke belakang dan peninjauan ke depan sekaligus, yaitu sebuah banang merah antara prestasi pada waktu silam dan perencanaan serta operasi pada masa yang akan datang.
Penjualan Pemasaran
1. tekanan pada produk
2. perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian mereka-reka bagaimana menjualnya.
3. manajemen berorientasi ke volume penjualan.
4. perencanaan berorientasi
1. tekanan pada keinginan konsumen
2. perusahaan pertama-tama menentukan apa yang diinginkan konsumen dan kemudian mereka-reka bagaimana membuat dan menyerahkan produknya untuk memenuhi keinginan itu.
3. manajemen berorientasi ke laba usaha.
4. perencanaan berorientasi ke hasil jangka panjang, berdasarkan produk-produk baru, pasar hari esok, dan pertumbuhan yang akan datang.
sumber : http://lintongnababan.wordpress.com/2008/07/29/perbedaan-konsep-penjualan-dengan-pemasaran/
http://catatan-ti.blogspot.com/2009/05/perbedaan-antara-pemasaran-dan.html
Konsep Penjualan menfokuskan pada kebutuhan penjual. Karena itu penjualan sibuk dengan kebutuhan penjual untuk mengubah produk/jasanya menjadi cash atau uang kontan.
Konsep Pemasaran memfokuskan pada kebutuhan pembeli. Karena itu pemasaran sibuk dengan pemikiran memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang yang berhubungan dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya
Pemasaran adalah fungsi bisnis yang mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi, mendefinisikan dan mengukur besarnya, menentukan pasar sasaran mana yang paling baik yang dapat dilayani, menentukan produk/jasa dan program – program yang sesuai untuk melayani pasar (Kotler, 2003).
Perubahan pemasaran dari orientasi produk ke pola pemasaran yang berorientasi pasar dewasa ini menjadikan persaingan semakin kompetitif. Oleh karenanya untuk berhasil sesuatu perusahaan didalam persaingan disyarakatkan harus menciptakan nilai tambah bagi para konsumen serta memperhatikan kebutuhan dan ekspektasi mereka (Band, 1991).
Di bawah konsep penjualan, sebuah perusahaan membuat produk dan kemudian mendayagunakan aneka metode penjualan untuk membujuk konsumen membeli produknya. Ini berarti bahwa perusahaan mengarahkan permintaan konsumen agar sesuai denngan supply yang diajukan. Sebaliknya dibawah konsep pemasaran perusahaan menjajaki apa yang diinginkan oleh konsumen dan kemudian berusaha mengembangkan produk yang akan memuaskan keinginan konsumen dan sekaligus memperoleh laba. Disini perusahaan menyesuaikan supply mereka untuk memenuhi permintaan konsumen.
Mengelola Sistem Pemasaran
Sebuah perusahaan harus merencanakan, melaksankan dan menilai system pemasarannya. Artinya, orgnisasi harus mengelola
(me-manage) upaya pemasarannya dengan efektif. Sebuah program pemasaran yang efektif penting bagi kesejahteraan sebuah perusahaan, siapa yang bertanggung jawab? Tidak lain adalah ppihak manajemen perusahaan. Keberhasilan sebuah perusahaan tergantung sepenuhnya pada mutu manajemennya.
Proses Manajemen
Proses manajemen yang diterapkan di pemasaran pada dasarnya terdiri dari :
1. perencanaan sebuah program perencanaan
2. pelaksanaannya
3. penilaian serta evaluasi atas prestasinya.
Tahap perencanaan menetapkan tujuan dan memilih strategi serta taktik untuk mencapinya. Tahap pelaksanaan mencakup pembentukan organisasi pemasaran dan pengisian stafnya serta pengarahan jalannya operasi agar sesuai dengan rencana. Tahap penilaian prestasi adalah contooh yang bagus dari proses manajemen yang saling berkaitan dan memiliki sifat dasar bersinambung. Artinya, penilaian adalah peninjauan ke belakang dan peninjauan ke depan sekaligus, yaitu sebuah banang merah antara prestasi pada waktu silam dan perencanaan serta operasi pada masa yang akan datang.
Penjualan Pemasaran
1. tekanan pada produk
2. perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian mereka-reka bagaimana menjualnya.
3. manajemen berorientasi ke volume penjualan.
4. perencanaan berorientasi
1. tekanan pada keinginan konsumen
2. perusahaan pertama-tama menentukan apa yang diinginkan konsumen dan kemudian mereka-reka bagaimana membuat dan menyerahkan produknya untuk memenuhi keinginan itu.
3. manajemen berorientasi ke laba usaha.
4. perencanaan berorientasi ke hasil jangka panjang, berdasarkan produk-produk baru, pasar hari esok, dan pertumbuhan yang akan datang.
sumber : http://lintongnababan.wordpress.com/2008/07/29/perbedaan-konsep-penjualan-dengan-pemasaran/
http://catatan-ti.blogspot.com/2009/05/perbedaan-antara-pemasaran-dan.html
perbedaan antara kebutuhan dan keinginan
Apa sih bedanya antara kebutuhan dan keinginan?
Sebenarnya tidak ada batasan yang pasti untuk menentukan perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan. Tapi saya memberi pendapat definisinya sbb :
Kebutuhan adalah sesuatu yang sangat diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan dalam hidupnya , sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera . atau dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera.
Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi agar manusia merasa lebih puas lagi . Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak akan berkurang atau tidak akan mempengaruhinya sama sekali.
Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang harus terpenuhi. Bukan cuma manusia saja, setiap makhluk hidup juga akan membutuhkan makan. Makan akan memberikan kita tenaga dan kesehatan. Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk bagi tubuh kita. Sedangkan makanan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan. makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti kita tidak boleh makan makanan yang enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan lagi apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.
Contoh lainnya adalah, Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca panas maupun dingin. Pakaian juga berfungsi untuk menutup aurat kita. Bagi sebagian orang mungkin dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas untuk orang yang bekerja dikantoran. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal, pakaian bermerk dan mahal bukanlah kebutuhan, tapi keinginan
Kalau kita sudah bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan maka kita dapat menentukan prioritas, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa kita ditunda. Tidak ada salahnya jika memang kita ingin memenuhi keinginan kita untuk sekali-kali saja makan di restoran. Tapi jangan sampai hal itu akan mengorbankan kebutuhan kita yang lebih penting. Yang harus kita ingat adalah, jangan sampai keinginan kita mengabaikan kebutuhan yang lebih mendesak. Dan jangan sampai melupakan bahwa kebutuhan kita tidak semua datang sekarang, karena masih ada kebutuhan untuk dipenuhi di masa depan. Sedangkan keinginan manusia tidak akan pernah ada batasnya, nanti atau sekarang.
sumber : http://www.perencanakeuangan.com/files/KebutuhanVSKeinginan.html
Sebenarnya tidak ada batasan yang pasti untuk menentukan perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan. Tapi saya memberi pendapat definisinya sbb :
Kebutuhan adalah sesuatu yang sangat diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan dalam hidupnya , sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera . atau dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera.
Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi agar manusia merasa lebih puas lagi . Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak akan berkurang atau tidak akan mempengaruhinya sama sekali.
Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang harus terpenuhi. Bukan cuma manusia saja, setiap makhluk hidup juga akan membutuhkan makan. Makan akan memberikan kita tenaga dan kesehatan. Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk bagi tubuh kita. Sedangkan makanan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan. makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti kita tidak boleh makan makanan yang enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan lagi apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.
Contoh lainnya adalah, Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca panas maupun dingin. Pakaian juga berfungsi untuk menutup aurat kita. Bagi sebagian orang mungkin dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas untuk orang yang bekerja dikantoran. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal, pakaian bermerk dan mahal bukanlah kebutuhan, tapi keinginan
Kalau kita sudah bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan maka kita dapat menentukan prioritas, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa kita ditunda. Tidak ada salahnya jika memang kita ingin memenuhi keinginan kita untuk sekali-kali saja makan di restoran. Tapi jangan sampai hal itu akan mengorbankan kebutuhan kita yang lebih penting. Yang harus kita ingat adalah, jangan sampai keinginan kita mengabaikan kebutuhan yang lebih mendesak. Dan jangan sampai melupakan bahwa kebutuhan kita tidak semua datang sekarang, karena masih ada kebutuhan untuk dipenuhi di masa depan. Sedangkan keinginan manusia tidak akan pernah ada batasnya, nanti atau sekarang.
sumber : http://www.perencanakeuangan.com/files/KebutuhanVSKeinginan.html
Sabtu, 02 Oktober 2010
tugas dasar pemasaran : pengertian pemasaran adalah ?
A. Pengertian Pemasaran Menurut WY. Stanton
Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.B. Pengertian pemasaran menurut H. Nystrom
Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.
C. Pengertian Pemasaran Menurut Philip dan Duncan
Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen.
D. Pengertian Pemasaran Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association
Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
E. Philip Kotler (Marketing)
pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
F. Menurut Philip Kotler dan Amstrong
pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
G. Tjiptono (2002:7) Pemasaran adalah Suatu proses sosial dan manajerial dimana individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, pewarnaan, dan pertukaran segala sesuatu yang bernilai dengan orang atau kelompok lain.
Pemasaran adalah Sebagai usaha menyediakan dan menyampaikan barang dan jasa yang tepat kepada orang-orang yang tepat pada tempat dan waktu serta harga yang tepat dengan promosi dan komunikasi yang tepat.
I. Kotler dan Amstrong (2001:6)
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label dasar pemasaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dasar pemasaran. Tampilkan semua postingan
Kamis, 25 November 2010
perilaku pasar pada konsumen
perilaku pasar pada konsumen meliputi :
1. informasi statistik
informasi ini dapat menjawab masalah siapa, apa, berapa, kapan, dan dimana pembelian itu dilakukan. salah satu contohnya : biasanya para remaja sangat suka sekali membeli parfum untuk menambah rasa percaya diri seseorang. biasanya mereka membeli sebulan sekali atau bahkan seminggu sekali tergantung pemakaian orang tsb. parfum memang salah satu pelengkap penampilan seseorang biasanya digunakan sebelum bepergian dan dibeli ketika membuthkannya atau sudah habis. parfum dapat di beli disupermarket atau di toko parfum harganya pun bervariasi berkisar antara 20000-50000 bahkan ada jenis parfum yang aromanya sangat tahan lama dan bahkan di jual dengan harga seratus ribu lebih bahkan bisa mencapai jutaan.
2. informasi psikolojik
informasi ini mampu menjelaskan mengapa seseorang membeli atau menolak suatu produk. meliputi peranan motivasi, persepsi, pemahaman, sikap, kepercayaan, dan kepribadian seseorang yang mendasari tindakan pengambilan keputusan. contoh : banyak orang yang membeli parfum karena menurut sebagian orang sangat penting karena dapat menunjang penampilan mereka khususnya kaum perempuan tetapi ada juga sebagian yang tidah begitu suka dengan parfum mungkin menurut mereka parfum itu hanya untuk memikat seseorang atau karena tidak suka dengan wanginya yang
mencolok atau tajam.
3. informasi dinamik
informasi ini menjelaskan tentang bagaimana proses pembelian itu terjadi. contoh : seseorang yang ingin membeli parfum apabila parfum mereka sudah habis atau pemula yang ingin mencoba memakainya apalagi dari sebagian kaum perempuan ada yang menyukai hobi kolektor parfum karena memang parfum itu mempunyai berbagai aroma yang khas dan unik. jika parfum seseorang habis pasti mereka akan langsung membelinya ke supermarket terdekat atau di toko parfum. setelah mereka mencari dan menemukan aroma parfum yang sesuai dengan kepribadian mereka pasti mereka akan langsung membeli nya.
1. informasi statistik
informasi ini dapat menjawab masalah siapa, apa, berapa, kapan, dan dimana pembelian itu dilakukan. salah satu contohnya : biasanya para remaja sangat suka sekali membeli parfum untuk menambah rasa percaya diri seseorang. biasanya mereka membeli sebulan sekali atau bahkan seminggu sekali tergantung pemakaian orang tsb. parfum memang salah satu pelengkap penampilan seseorang biasanya digunakan sebelum bepergian dan dibeli ketika membuthkannya atau sudah habis. parfum dapat di beli disupermarket atau di toko parfum harganya pun bervariasi berkisar antara 20000-50000 bahkan ada jenis parfum yang aromanya sangat tahan lama dan bahkan di jual dengan harga seratus ribu lebih bahkan bisa mencapai jutaan.
2. informasi psikolojik
informasi ini mampu menjelaskan mengapa seseorang membeli atau menolak suatu produk. meliputi peranan motivasi, persepsi, pemahaman, sikap, kepercayaan, dan kepribadian seseorang yang mendasari tindakan pengambilan keputusan. contoh : banyak orang yang membeli parfum karena menurut sebagian orang sangat penting karena dapat menunjang penampilan mereka khususnya kaum perempuan tetapi ada juga sebagian yang tidah begitu suka dengan parfum mungkin menurut mereka parfum itu hanya untuk memikat seseorang atau karena tidak suka dengan wanginya yang
mencolok atau tajam.
3. informasi dinamik
informasi ini menjelaskan tentang bagaimana proses pembelian itu terjadi. contoh : seseorang yang ingin membeli parfum apabila parfum mereka sudah habis atau pemula yang ingin mencoba memakainya apalagi dari sebagian kaum perempuan ada yang menyukai hobi kolektor parfum karena memang parfum itu mempunyai berbagai aroma yang khas dan unik. jika parfum seseorang habis pasti mereka akan langsung membelinya ke supermarket terdekat atau di toko parfum. setelah mereka mencari dan menemukan aroma parfum yang sesuai dengan kepribadian mereka pasti mereka akan langsung membeli nya.
Selasa, 23 November 2010
marketing : frame work
I. STRATEGY
SEGMENTASI PASAR KONSUMEN :
Geografis : susu dancow 3+ ini biasa dipasarkan didaerah perkotaan maupun dipedesaan namun cenderung lebih banyak didaerah perkotaan.
Demografis : susu dancow 3+ adalah susu pertumbuhan atau sebagai asupan tambahan selain makanan untuk anak-anak yang berumur 3-5 tahun, biasanya susu ini dijual dengan harga Rp. 58.000 untuk yang ukuran 800gr.
Psikografis : sikap konsumen terhadap produk ini sangat bagus terbukti dari penjualannya yang meningkat dan banyak anak didaerah perkotaan maupun dipedesaan yang mengkonsumsi susu tersebut. Susu dancow 3+ ini ditawarkan juga dengan varian rasa yang berbeda seperti coklat dan vanilla yang sangat disukai oleh anak-anak.
TARGETING :
Diproduksi untuk memenuhi kebutuhan sebagai pendamping makanan yang mengandung banyak vitamin yang sangat dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan diusia 3-5 tahun.
II. TACTIC
SELLING :
Penjualan produk ini dengan cara melewati distributor atau agen agar bisa sampai pada konsumen.
DIFERENSIASI :
Produk ini berbeda dengan produk susu pertumbuhan lainnya karena mengandung Lactobacillus Protectus,DHA,Prebio,LA,ALA dan kalsium untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak pada umur 3-5 tahun.
Selasa, 02 November 2010
lingkungan pemasaran
ANALISIS
menurut saya lingkungan eksternal yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan saat ini adalah TEKNOLOGI karena semakin hari perkembangan teknologi semakin pesat dan perkembangannya selalu mengarah positif walaupun tidak menutup kemungkinan ada dampak negatif. kondisi lingkungan teknologi di masa yang akan datang akan berdampak sangat besar bagi kelangsungan suatu perusahaan, sekarang ini banyak perusahaan yang membuat suatu produk dengan menggunakan mesin-mesin canggih dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja, memang menggunakan mesin dapat meminimalkan biaya. sedangkan pada konsumennya atau masyarakat luas selalu ingin membuat pekerjaan mereka lebih cepat selesai sperti contohnya dalam mengerjakan tugas kantor seseorang tidak perlu lagi bersusah payah menulis atau mencatatnya sekarang pekerjaan itu alakn lebih cepat dikerjakan dengan menggunakan komputer dan dengan menggunakan komputer dapat meminimalkan biaya dan waktu.
DIAGNOSIS
kesenjangan atau disparatis antara lingkungan saat ini dengan masa yang akan datang misalnya dahulu banyak perusahaan yang menggunakan tenaga kerja manusia dan seiring berkembangnya teknologi sekarang perusahaan lebih cenderung menggunakan mesin-mesin atau komputer dan akhirnya tenaga kerja manusia di PHK.sebaiknya untuk mencegah agar tenaga kerja tidak diberhentikan yaitu dengan cara menyeimbangkan antara penggunaan mesin dan tenaga kerjanya. mesin itu juga membutuhkan orang untuk mengoperasikannya sedangkan tenaga kerjanya diberikan pelatihan khusus agar bisa menggunakan mesin-mesin tersebut maka dari itu pengangguran dapat dikurangi.
menurut saya lingkungan eksternal yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan saat ini adalah TEKNOLOGI karena semakin hari perkembangan teknologi semakin pesat dan perkembangannya selalu mengarah positif walaupun tidak menutup kemungkinan ada dampak negatif. kondisi lingkungan teknologi di masa yang akan datang akan berdampak sangat besar bagi kelangsungan suatu perusahaan, sekarang ini banyak perusahaan yang membuat suatu produk dengan menggunakan mesin-mesin canggih dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja, memang menggunakan mesin dapat meminimalkan biaya. sedangkan pada konsumennya atau masyarakat luas selalu ingin membuat pekerjaan mereka lebih cepat selesai sperti contohnya dalam mengerjakan tugas kantor seseorang tidak perlu lagi bersusah payah menulis atau mencatatnya sekarang pekerjaan itu alakn lebih cepat dikerjakan dengan menggunakan komputer dan dengan menggunakan komputer dapat meminimalkan biaya dan waktu.
DIAGNOSIS
kesenjangan atau disparatis antara lingkungan saat ini dengan masa yang akan datang misalnya dahulu banyak perusahaan yang menggunakan tenaga kerja manusia dan seiring berkembangnya teknologi sekarang perusahaan lebih cenderung menggunakan mesin-mesin atau komputer dan akhirnya tenaga kerja manusia di PHK.sebaiknya untuk mencegah agar tenaga kerja tidak diberhentikan yaitu dengan cara menyeimbangkan antara penggunaan mesin dan tenaga kerjanya. mesin itu juga membutuhkan orang untuk mengoperasikannya sedangkan tenaga kerjanya diberikan pelatihan khusus agar bisa menggunakan mesin-mesin tersebut maka dari itu pengangguran dapat dikurangi.
lingkungan pemasaran - eksternal makro
LINGKUNGAN PEMASARAN – EKSTERNAL MAKRO
Lingkungan eksternal dalam kegiatan pemasaran adalah pengaruh-pengaruh secara tidak langsung yang berada di luar kendali pasar. Lingkungan eksternal makro meliputi aspek :
1. Kondisi perekonomian
Perekonomian adalah kondisi lingkungan luar yang berkaitan dengan persoalan keseimbangan penggunaan sumber daya yang terbatas oleh berbagai pihak untuk menjalankan kegiatan produksi. Pola atau struktur perekonomian dikendalikan oleh pemerintah dengan tujuan agar distribusi sumberdaya benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh warganegaranya. Pengendalian struktur ekonomi disetiap Negara tidaklah sama, system ekonomi pada Negara kapitalis biasanya lebih banyak dikendalikan oleh mekanisme pasar sedangkan pada Negara sosialis pemerintah turut ikut campur dalam pengendalian system ekonomi. Konsekuensi dari masing-masing system ekonomi di suatu Negara mempengaruhi kegiatan suatu perusahaan. Terdapat berbagai indicator yang dapat menjelaskan kegiatan ekonomi di suatu Negara adalah :
· Pendapatan dan produk nasional (GNP, GDP, tingkat konsumsi)
· Harga, upah, produktivitas (tingkat inflasi, index harga)
· Investasi (industry, peralatan)
· Tabungan (personal, bisnis)
· Tenaga dan kesempatan kerja (jumlah TK, unemployment)
· Kegiatan pemerintah (PJP, Pelita, APBN)
· Transaksi internasional (neraca perdagangan, ekspor, impor)
2. Hukum, Politik, dan Peraturan Pemerintah
Pemerintah mengendalikan semua kegiatan dan warganegaranya dengan berbagai hokum politik dan peraturan yang dapat memberikan peluang bagi pemasaran perusahaan tetapi juga merupakan pembatasan-pembatasan. Oleh karena itu perusahaan perlu mengamati dan memahami dengan baik, hal yang harus diperhatikan adalah :
· Hokum local, dagang, internasional
· Badan abitrasi, hak cipta
· Kestabilan dan resiko politik
· Kebijakan moneter dan fiscal
· Investasi dan industry
· Perbankan dan perdagangan DN dan LN
· Subsidi, proteksi dan pembatasan
3. Kependudukan dan Keseimbangan Lingkungan
Kegiatan penduduk maupun perusahaan dalam usaha memenuhi kebutuhan tidaklah bebas menggunakan sumberdaya yang terbatas. Salah satu pengendali selain pemerintah adalah keseimbangan lingkungan. System lingkungan yang baik akan memberikan pula tempat kegiatan bagi warganya yang baik pula. Oleh karena itu, perlu dijaga keseimbangannya dengan baik.
· Perubahaan jumlah dan komposisi penduduk
· Distribusi pendapatan penduduk
· Penyebaran dan kepadatan penduduk
· Besar anggota dan siklus kehidupan keluarga
· Persediaan SDA
· Pencemaran dan ekosistem
4. Teknologi
Kemajuan teknologi mempengaruhi besar perkembangan kegiatan proses produksi terhadap perusahaan. Untuk mengendalikannya, perusahaan perlu mengembangkannya sendiri yaitu semakin banyak pusat riset dan pengembangan teknologi dibangun oleh perusahaan. Perkembangan teknologi meliputi beberapa tahap :
· Tahap teknologi baru atau inovasi
· Tahap pengembangan teknologi
· Tahap penggunaan teknologi
5. Social dan kebudayaan
Kehidupan bermasyarakat yang mengendalikan hubungan anatr individu atau kelompok tidaklah tetap melainkan selalu berubah. Kemajuan kreativitas masyarakat yang semakin meningkat nilai-nilai manusia merupakan perkembangan budaya. Perkembangan social dan budaya memberikan pengaruh peluang sekaligus hambatan bagi perusahaan. Perkembangannya meliputi :
· Kultur dan etos kerja
· Konsep keluarga dan masyarakat
· Perubahaan gaya hidup
· Pendidikan dan kualitas kehidupan
· Kehidupan religious
· Globalisasi
· Transportasi dan komunikasi
Selasa, 05 Oktober 2010
data penjualan produk handphone
VIVAnews - Menurut riset terbaru Gartner, ponsel yang terjual di seluruh dunia telah mencapai 325,6 juta unit per semester I tahun 2010. Angka ini meningkat 13,8 persen dibandingkan semester I tahun 2009.
Dari total tersebut, smartphone (ponsel pintar) diestimasi terjual sekitar 19 persen, yakni sekitar 61,8 juta unit secara global, meroket sampai 50,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Meski perangkat komunikasi mobile menunjukkan pertumbuhan double-digit pada semester ini, hargra jual rata-rata (average selling price-ASP) lebih rendah dari yang diharapkan, margin laba juga turun," kata Carolina Milanesi, research vice president Gartner, yang dikutip VIVAnews dari website resminya, Rabu 18 Agustus 2010.
"Margin turun disebabkan penyesuaian harga pasar yang semakin kompetitif. Munculnya produk-produk baru secara cepat menyebabkan perubahan cepat pada harga produk-produk sebelumnya," jelas Milanesi.
Dijelaskannya, duo raksasa produsen LG dan Samsung berlomba-lomba untuk mengakuisisi pangsa pasar di pasar margin rendah. Pendekatan ini, kata Milanesi, terlalu berisiko. "Terbukti, pada semester ini, harga jual rata-rata produk LG turun hingga 27,8 persen," ucapnya.
Sementara itu, produk-produk baru dari Apple, HTC, Motorola berpengaruh sangat kuat pada penjualan smartphone. Kekurangan komponen, seperti layar AMOLED (active matrix organic LED) mengindikasikan bahwa popularitas smartphone mulai menjamur.
sumber : VIVAnews
Dari total tersebut, smartphone (ponsel pintar) diestimasi terjual sekitar 19 persen, yakni sekitar 61,8 juta unit secara global, meroket sampai 50,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Meski perangkat komunikasi mobile menunjukkan pertumbuhan double-digit pada semester ini, hargra jual rata-rata (average selling price-ASP) lebih rendah dari yang diharapkan, margin laba juga turun," kata Carolina Milanesi, research vice president Gartner, yang dikutip VIVAnews dari website resminya, Rabu 18 Agustus 2010.
"Margin turun disebabkan penyesuaian harga pasar yang semakin kompetitif. Munculnya produk-produk baru secara cepat menyebabkan perubahan cepat pada harga produk-produk sebelumnya," jelas Milanesi.
Dijelaskannya, duo raksasa produsen LG dan Samsung berlomba-lomba untuk mengakuisisi pangsa pasar di pasar margin rendah. Pendekatan ini, kata Milanesi, terlalu berisiko. "Terbukti, pada semester ini, harga jual rata-rata produk LG turun hingga 27,8 persen," ucapnya.
Sementara itu, produk-produk baru dari Apple, HTC, Motorola berpengaruh sangat kuat pada penjualan smartphone. Kekurangan komponen, seperti layar AMOLED (active matrix organic LED) mengindikasikan bahwa popularitas smartphone mulai menjamur.
sumber : VIVAnews
perbedaan antara pemasaran dengan penjualan
Levitt, Theodore, 1980. The Marketing Mode, York : Mc Graw-Hill, menarik suatu kontras perspektif :
Konsep Penjualan menfokuskan pada kebutuhan penjual. Karena itu penjualan sibuk dengan kebutuhan penjual untuk mengubah produk/jasanya menjadi cash atau uang kontan.
Konsep Pemasaran memfokuskan pada kebutuhan pembeli. Karena itu pemasaran sibuk dengan pemikiran memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang yang berhubungan dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya
Pemasaran adalah fungsi bisnis yang mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi, mendefinisikan dan mengukur besarnya, menentukan pasar sasaran mana yang paling baik yang dapat dilayani, menentukan produk/jasa dan program – program yang sesuai untuk melayani pasar (Kotler, 2003).
Perubahan pemasaran dari orientasi produk ke pola pemasaran yang berorientasi pasar dewasa ini menjadikan persaingan semakin kompetitif. Oleh karenanya untuk berhasil sesuatu perusahaan didalam persaingan disyarakatkan harus menciptakan nilai tambah bagi para konsumen serta memperhatikan kebutuhan dan ekspektasi mereka (Band, 1991).
Di bawah konsep penjualan, sebuah perusahaan membuat produk dan kemudian mendayagunakan aneka metode penjualan untuk membujuk konsumen membeli produknya. Ini berarti bahwa perusahaan mengarahkan permintaan konsumen agar sesuai denngan supply yang diajukan. Sebaliknya dibawah konsep pemasaran perusahaan menjajaki apa yang diinginkan oleh konsumen dan kemudian berusaha mengembangkan produk yang akan memuaskan keinginan konsumen dan sekaligus memperoleh laba. Disini perusahaan menyesuaikan supply mereka untuk memenuhi permintaan konsumen.
Mengelola Sistem Pemasaran
Sebuah perusahaan harus merencanakan, melaksankan dan menilai system pemasarannya. Artinya, orgnisasi harus mengelola
(me-manage) upaya pemasarannya dengan efektif. Sebuah program pemasaran yang efektif penting bagi kesejahteraan sebuah perusahaan, siapa yang bertanggung jawab? Tidak lain adalah ppihak manajemen perusahaan. Keberhasilan sebuah perusahaan tergantung sepenuhnya pada mutu manajemennya.
Proses Manajemen
Proses manajemen yang diterapkan di pemasaran pada dasarnya terdiri dari :
1. perencanaan sebuah program perencanaan
2. pelaksanaannya
3. penilaian serta evaluasi atas prestasinya.
Tahap perencanaan menetapkan tujuan dan memilih strategi serta taktik untuk mencapinya. Tahap pelaksanaan mencakup pembentukan organisasi pemasaran dan pengisian stafnya serta pengarahan jalannya operasi agar sesuai dengan rencana. Tahap penilaian prestasi adalah contooh yang bagus dari proses manajemen yang saling berkaitan dan memiliki sifat dasar bersinambung. Artinya, penilaian adalah peninjauan ke belakang dan peninjauan ke depan sekaligus, yaitu sebuah banang merah antara prestasi pada waktu silam dan perencanaan serta operasi pada masa yang akan datang.
Penjualan Pemasaran
1. tekanan pada produk
2. perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian mereka-reka bagaimana menjualnya.
3. manajemen berorientasi ke volume penjualan.
4. perencanaan berorientasi
1. tekanan pada keinginan konsumen
2. perusahaan pertama-tama menentukan apa yang diinginkan konsumen dan kemudian mereka-reka bagaimana membuat dan menyerahkan produknya untuk memenuhi keinginan itu.
3. manajemen berorientasi ke laba usaha.
4. perencanaan berorientasi ke hasil jangka panjang, berdasarkan produk-produk baru, pasar hari esok, dan pertumbuhan yang akan datang.
sumber : http://lintongnababan.wordpress.com/2008/07/29/perbedaan-konsep-penjualan-dengan-pemasaran/
http://catatan-ti.blogspot.com/2009/05/perbedaan-antara-pemasaran-dan.html
Konsep Penjualan menfokuskan pada kebutuhan penjual. Karena itu penjualan sibuk dengan kebutuhan penjual untuk mengubah produk/jasanya menjadi cash atau uang kontan.
Konsep Pemasaran memfokuskan pada kebutuhan pembeli. Karena itu pemasaran sibuk dengan pemikiran memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang yang berhubungan dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya
Pemasaran adalah fungsi bisnis yang mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi, mendefinisikan dan mengukur besarnya, menentukan pasar sasaran mana yang paling baik yang dapat dilayani, menentukan produk/jasa dan program – program yang sesuai untuk melayani pasar (Kotler, 2003).
Perubahan pemasaran dari orientasi produk ke pola pemasaran yang berorientasi pasar dewasa ini menjadikan persaingan semakin kompetitif. Oleh karenanya untuk berhasil sesuatu perusahaan didalam persaingan disyarakatkan harus menciptakan nilai tambah bagi para konsumen serta memperhatikan kebutuhan dan ekspektasi mereka (Band, 1991).
Di bawah konsep penjualan, sebuah perusahaan membuat produk dan kemudian mendayagunakan aneka metode penjualan untuk membujuk konsumen membeli produknya. Ini berarti bahwa perusahaan mengarahkan permintaan konsumen agar sesuai denngan supply yang diajukan. Sebaliknya dibawah konsep pemasaran perusahaan menjajaki apa yang diinginkan oleh konsumen dan kemudian berusaha mengembangkan produk yang akan memuaskan keinginan konsumen dan sekaligus memperoleh laba. Disini perusahaan menyesuaikan supply mereka untuk memenuhi permintaan konsumen.
Mengelola Sistem Pemasaran
Sebuah perusahaan harus merencanakan, melaksankan dan menilai system pemasarannya. Artinya, orgnisasi harus mengelola
(me-manage) upaya pemasarannya dengan efektif. Sebuah program pemasaran yang efektif penting bagi kesejahteraan sebuah perusahaan, siapa yang bertanggung jawab? Tidak lain adalah ppihak manajemen perusahaan. Keberhasilan sebuah perusahaan tergantung sepenuhnya pada mutu manajemennya.
Proses Manajemen
Proses manajemen yang diterapkan di pemasaran pada dasarnya terdiri dari :
1. perencanaan sebuah program perencanaan
2. pelaksanaannya
3. penilaian serta evaluasi atas prestasinya.
Tahap perencanaan menetapkan tujuan dan memilih strategi serta taktik untuk mencapinya. Tahap pelaksanaan mencakup pembentukan organisasi pemasaran dan pengisian stafnya serta pengarahan jalannya operasi agar sesuai dengan rencana. Tahap penilaian prestasi adalah contooh yang bagus dari proses manajemen yang saling berkaitan dan memiliki sifat dasar bersinambung. Artinya, penilaian adalah peninjauan ke belakang dan peninjauan ke depan sekaligus, yaitu sebuah banang merah antara prestasi pada waktu silam dan perencanaan serta operasi pada masa yang akan datang.
Penjualan Pemasaran
1. tekanan pada produk
2. perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian mereka-reka bagaimana menjualnya.
3. manajemen berorientasi ke volume penjualan.
4. perencanaan berorientasi
1. tekanan pada keinginan konsumen
2. perusahaan pertama-tama menentukan apa yang diinginkan konsumen dan kemudian mereka-reka bagaimana membuat dan menyerahkan produknya untuk memenuhi keinginan itu.
3. manajemen berorientasi ke laba usaha.
4. perencanaan berorientasi ke hasil jangka panjang, berdasarkan produk-produk baru, pasar hari esok, dan pertumbuhan yang akan datang.
sumber : http://lintongnababan.wordpress.com/2008/07/29/perbedaan-konsep-penjualan-dengan-pemasaran/
http://catatan-ti.blogspot.com/2009/05/perbedaan-antara-pemasaran-dan.html
perbedaan antara kebutuhan dan keinginan
Apa sih bedanya antara kebutuhan dan keinginan?
Sebenarnya tidak ada batasan yang pasti untuk menentukan perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan. Tapi saya memberi pendapat definisinya sbb :
Kebutuhan adalah sesuatu yang sangat diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan dalam hidupnya , sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera . atau dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera.
Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi agar manusia merasa lebih puas lagi . Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak akan berkurang atau tidak akan mempengaruhinya sama sekali.
Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang harus terpenuhi. Bukan cuma manusia saja, setiap makhluk hidup juga akan membutuhkan makan. Makan akan memberikan kita tenaga dan kesehatan. Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk bagi tubuh kita. Sedangkan makanan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan. makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti kita tidak boleh makan makanan yang enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan lagi apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.
Contoh lainnya adalah, Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca panas maupun dingin. Pakaian juga berfungsi untuk menutup aurat kita. Bagi sebagian orang mungkin dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas untuk orang yang bekerja dikantoran. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal, pakaian bermerk dan mahal bukanlah kebutuhan, tapi keinginan
Kalau kita sudah bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan maka kita dapat menentukan prioritas, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa kita ditunda. Tidak ada salahnya jika memang kita ingin memenuhi keinginan kita untuk sekali-kali saja makan di restoran. Tapi jangan sampai hal itu akan mengorbankan kebutuhan kita yang lebih penting. Yang harus kita ingat adalah, jangan sampai keinginan kita mengabaikan kebutuhan yang lebih mendesak. Dan jangan sampai melupakan bahwa kebutuhan kita tidak semua datang sekarang, karena masih ada kebutuhan untuk dipenuhi di masa depan. Sedangkan keinginan manusia tidak akan pernah ada batasnya, nanti atau sekarang.
sumber : http://www.perencanakeuangan.com/files/KebutuhanVSKeinginan.html
Sebenarnya tidak ada batasan yang pasti untuk menentukan perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan. Tapi saya memberi pendapat definisinya sbb :
Kebutuhan adalah sesuatu yang sangat diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan dalam hidupnya , sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera . atau dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera.
Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi agar manusia merasa lebih puas lagi . Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak akan berkurang atau tidak akan mempengaruhinya sama sekali.
Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang harus terpenuhi. Bukan cuma manusia saja, setiap makhluk hidup juga akan membutuhkan makan. Makan akan memberikan kita tenaga dan kesehatan. Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk bagi tubuh kita. Sedangkan makanan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan. makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti kita tidak boleh makan makanan yang enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan lagi apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.
Contoh lainnya adalah, Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca panas maupun dingin. Pakaian juga berfungsi untuk menutup aurat kita. Bagi sebagian orang mungkin dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas untuk orang yang bekerja dikantoran. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal, pakaian bermerk dan mahal bukanlah kebutuhan, tapi keinginan
Kalau kita sudah bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan maka kita dapat menentukan prioritas, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa kita ditunda. Tidak ada salahnya jika memang kita ingin memenuhi keinginan kita untuk sekali-kali saja makan di restoran. Tapi jangan sampai hal itu akan mengorbankan kebutuhan kita yang lebih penting. Yang harus kita ingat adalah, jangan sampai keinginan kita mengabaikan kebutuhan yang lebih mendesak. Dan jangan sampai melupakan bahwa kebutuhan kita tidak semua datang sekarang, karena masih ada kebutuhan untuk dipenuhi di masa depan. Sedangkan keinginan manusia tidak akan pernah ada batasnya, nanti atau sekarang.
sumber : http://www.perencanakeuangan.com/files/KebutuhanVSKeinginan.html
Sabtu, 02 Oktober 2010
tugas dasar pemasaran : pengertian pemasaran adalah ?
A. Pengertian Pemasaran Menurut WY. Stanton
Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.B. Pengertian pemasaran menurut H. Nystrom
Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.
C. Pengertian Pemasaran Menurut Philip dan Duncan
Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen.
D. Pengertian Pemasaran Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association
Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
E. Philip Kotler (Marketing)
pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
F. Menurut Philip Kotler dan Amstrong
pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
G. Tjiptono (2002:7) Pemasaran adalah Suatu proses sosial dan manajerial dimana individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, pewarnaan, dan pertukaran segala sesuatu yang bernilai dengan orang atau kelompok lain.
Pemasaran adalah Sebagai usaha menyediakan dan menyampaikan barang dan jasa yang tepat kepada orang-orang yang tepat pada tempat dan waktu serta harga yang tepat dengan promosi dan komunikasi yang tepat.
I. Kotler dan Amstrong (2001:6)
Langganan:
Postingan (Atom)

